Video

Kemeriahan Malam Takbiran Idhul Fitri Di Kota Lhokseumawe Dengan Genderang Raksasa

Beda tempat beda pula cara memeriahkan malam takbiran idhul fitri, seperti di Kota Lhokseumawe masyarakat memeriahkan malam takbiran dengan memukul genderang raksasa di persimpangan jalan Simpang Kuta Blang Kota Lhokseumawe, Aceh.

Suara takbiran yang di komandangkan oleh beberapa santri setempat sangat menghidupkan suasana Kota Lhokseumawe pada malam takbiran idhul fitri ini, apa lagi juga di lengkapi dengan irama pukulan genderan raksasa yang memadukan suara takbiran menjadi lebih indah dan enak di dengar.

Genderang raksasa yang di dirikan pas di sudut persimpangan simpang kuta blang tersebut sangat strategis posisinya, dengan berlokasi yang sangat strategis seperti itu akan dapat menjangkau suaranya kepada seluruh masyarakat yang melewati persimpangan Simpang Kuta Blang yang ingin menuju ke Kota Lhokseumawe.

Semua pengendara baik itu roda dua maupun roda empat semua melirik pertunjukan genderang raksasa yang di mainkan oleh sejumlah santri setempat, yang jga merupakan penyelenggara acara takbiran yang meriah tersebut.

Begitulah sedikit cerita malam takbiran dari saya di Kota Lhokseumawe.

Nah, kalau di tanya malam takbiran itu seperti apa maka jawablah seperti yang kau alami di wilayah masing-masing, karena sedikit banyaknya munkin kita melihat hal yang sama. Dah, gitu aja..

My Youtube Channel :
http://youtube.com/c/sudutpndangjourney

Steemit :
http://steemit.com/@sudutpandang

Twitter :

Iklan
Video

Tonton “Piker Keri Remix DJ – Joget House” di YouTube

Pikir Keri merupakan lagu berbahasa Jawa yang dipopulerkan oleh pedangdut Via Vallen, yang artinya pikirkan lagi.

Lagu ini bercerita tentang perasaan cinta yang membuat bimbang.

Berikut adalah lirik lagu Pikir Keri – Via Vallen

yen gelem tak jak ra-bi
yen ra gelem tak jagongi
sing ra penting pikir keri

yen kowe gelem tak sayang
ya ojo mbok gawe bimbang
rasah kakean alesan

iki ati du parkiran maju mundur ra karuan
iki ati du layangan tarik ulur sembarangan
nanging tresno iki udu es teh plastikan
sing mbok cantelke lalu engkau tinggalkan

janjimu koyo mendung ditunggu ora udan
tresnaku kesandung aku jebul kapusan
jodo bakal tekan ora bakal kijolan
nek bejo yo mantenan nek ora tep syukuran

pikir keri pikir keri ketimbang loro ati

yen gelem tak jak ra-bi
yen ra gelem tak jagongi
sing ra penting pikir keri

yen kowe gelem tak sayang
ya ojo mbok gawe bimbang
rasah kakean alesan

nek iki pancen dalane tak tompo opo anane
gusti niku mboten sare kowe kui seng jengkelke
abot dirasakne rakuat dibecakne
rasah dipikir mbok miker seng liyane

tresnoku seng gede mbok prekne
mbok golek liyane seng nompo opo anane
mending nyicel motor podo mumete
naning ono hasile ketimbang miker kowe

pikir keri pikir keri ketimbang loro ati

yen gelem tak jak ra-bi
yen ra gelem tak jagongi
sing ra penting pikir keri

yen kowe gelem tak sayang
ya ojo mbok gawe bimbang
rasah kakean alesan

yen gelem tak jak ra-bi
yen ra gelem tak jagongi
sing ra penting pikir keri

yen kowe gelem tak sayang
ya ojo mbok gawe bimbang
rasah kakean alesan
_________________________________________

YOUTUBE :

http://youtube.com/c/sudutpandangjourney

Video

Tonton “Seulanga Cover – Lagu Solo Aceh By Rafly Kande” di YouTube

lagu ini mengibaratkan Mengibaratkan nasib sekuntum bunga seulanga (bunga yang khusus ada di Aceh) ibarat seorang dara atau gadis.
Dah, Gitu aja..

Berikut lirik lagunya:

Na bungong Seulanga Keumang saboh bak tangke
Mubee harom hai sayang didalam taman
Tatem beutatem sibu bungong ngak luhu
Oh kalayee tho krang seulanga nyan gadoh mangat bee

Wahe bungong ceudah hana ban
Tamse nyak dara nyang canden rupa
Diteuka bana dijak peuayang
uroe ngon malam bungong didoda

Sayang-sayang leupah that sayang
Oh troh bak watee bungong pih mala
Ka habeh duroh bak tangke leukang
Keubit that sayang naseb Seulanga

Wahe bungong ceudah hana ban
Tamse nyak dara nyang canden rupa
Diteuka bana dijak peuayang
Uroe ngon malam bungong didoda

sayang-sayang leupah that sayang
Oh troh bak watee bungong pih mala
Ka habeh duroh bak tangke leukang
Keubit that sayang naseb seulanga

Ka habeh duroh bak tangke leukang
Keubit that sayang naseb seulanga.

… Thanks for watching …

_________________________________________

YOUTUBE :

http://youtube.com/c/sudutpandangjouney

Video

Tonton “Lagu Sayur Kol HOT – Makan Daging Anjing Dengan Sayur Kol” di YouTube

Intro:

Waktu abang pergi ke Siborong-borong

Datang hujan yang amat deras lah

Terkejut abang terheran – heran

Sebab abang belum pernah kesana

Untung datang namboru panjaitan

Martarombo kami di jalan

Diajaknya aku ke rumah dia

Makan daging anjing dengan sayur kol

Reff:

Sayur Kol.. Sayur Kol..

Makan daging anjing dengan sayur kol

Sayur Kol.. Sayur Kol..

Makan daging anjing dengan sayur kol

Bridge:

Untung datang namboru panjaitan

Martarombo kami di jalan

Diajaknya aku ke rumah dia

Makan daging anjing dengan sayur kol

Reff:

Sayur Kol.. Sayur Kol

Makan daging anjing dengan sayur kol

Sayur Kol.. Sayur Kol..

Makan daging anjing dengan sayur kol

_________________________________________

YOUTUBE :

http://youtube.com/c/sudutpandangjounry

Video

Tonton “Tutorial Cara Menggunakan Alat Musik Tradisional Rapai Geleng” di YouTube

Heylo good peole..
Kali ini saya ingin memperkenalkan sebuah alat musik tradisional aceh yaitu “Rapai”.

Rapai adalah alat musik perkusi tradisional Aceh yang termasuk dalam keluarga frame drum, yang dimainkan dengan cara dipukul dengan tangan tanpa menggunakan stick. Rapai sering digunakan pada upacara-upacara adat di Aceh seperti upacara perkawinan, sunat rasul, pertunjukan pasar malam, mengiringi tarian, dan juga pada momen peringatan adat dan budaya.

Menurut sebuah naskah syair yang dinyanyikan bersama rapai, alat musik pukul ini berasal dari Syeh Abdul Kadir Jailani, ulama besar fiqih dari Persia yang hidup di Baghdad dari tahun 1077 hingga 1166 Masehi ( 470-560 Hijriah).

Rapai dibawa oleh seorang penyiar Islam dari Baghdad bernama Syeh Rapi (ada yang menyebut Syeh Rifai) dan dimainkan untuk pertama kali di Ibukota Kerajaan Aceh, Banda Khalifak (sekarang Gampong Pandee, Banda Aceh) sekitar abad ke-11.

Alat music tradisional rapai ini berbentuk bulat dan mirip tempayan dan berdinding rendah. Dan juga mempunyai giring-giring (jingle) pada dindingnya yang berbentuk tipis seperti piring lurus dan terbuat dari tembaga agar mengeluarkan suara yang khas saat berdenting.

Frame body dari alat musik tradisional rapai ini dibuat dari bahan kayu nangka, kayu merbau atau kayu ara yang berusia cukup tua. Bentuknya seperti tempayan atau panci dengan berbagai macam ukuran, sedangkan bahagian bawah kosong, dengan pinggiran atau dinding yang dinamakan paloh.

Untuk rapai yang berukuran ini selaput atau membrannya dibuat dari kulit kambing yang telah di olah atau di tipiskan dan di licinkan dengan bambu. Sedangkan untuk rapai ukurannya yang lebih besar lagi seperti rapai pase itu dibuat dari kulit sapi.

Rapai menggunakan rotan di sekeliling pinggir membaran untuk mengencangkan membaran atau selaput rapai, dan ini sangat mempengaruhi suara yang di timbulkan sehingga lebih menggema. Untuk menghasilkan suara gemerincing dan crisp, digunakanlah lempengan logam pada samping baloh seperti halnya jingle pada tamburin.

Alat musik tradisional aceh ini dimainkan dalam posisi duduk, tangan kiri memegang body rapai dan tangan kanan memukul kulit rapai. Rapai ini memiliki 3 nada dasar, bagi yang lebih ahli biasanya memainkannya dengan 4 nada yaitu di tambahkan nada bunga diantara 3 nada dasar tersebut, dengan kolaborasi nada bunga itu maka musik yang di hasilkan akan lebih hidup dan unik.

Bila dipukul ditengah-tengah membran akan menghasilkan suara dengungan atau gema yang besar, tetapi tidak tajam suaranya (low), dan bila dipukul pada pinggirnya akan mendapatkan suara tajam dan nyaring atau dapat disamakan dengan permainan drum yang dipukul dengan stick pada rimshot.

Untuk mendengar nada-nada yang di keluarkan dari alat musik tradisional rapai ini anda bisa lihat langsung di vidio yang sudah saya peragakan sebagai sample nya.

Di vidio ini saya tidak menyanyikan lagu dengan menggunakan alat musik tradisional ini, untuk saat ini saya hanya memperkenalkan terlebih dahulu mengenai alat musik rapai, dan saya akan menyanyikannya di vidio selanjutnya sebuah syair dengan menggunakan alat musik tradisional ini spesial untuk anda semua.

Jangan lupa untuk menonton nyanyian saya di vidio saya selanjutnya.

… Terimakasih bagu anda yang sudah membaca tulisan saya di deskripsi vidio dan thanks for watching …

My Youtube Channel

http://youtube.com/c/sudutpandangjourney